Kecamatan Ponorogo

JL. Sultan Agung No. 19 Telp (486086, Kode Pos 63419 Kabupaten Ponorogo

RUWATAN REOG: Merajut Tradisi dan Kebersamaan di Lapangan Kodim Ponorogo

Ponorogo, 26 Juni 2022 – Langit Ponorogo yang cerah menjadi saksi bisu dari gelaran akbar “Ruwatn Reog” yang dilaksanakan di Lapangan Kodim Ponorogo. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini sukses menyedot perhatian ribuan masyarakat, tak hanya dari Ponorogo namun juga dari berbagai daerah sekitarnya. Kehadiran Bupati Ponorogo menambah semarak acara yang kental dengan nuansa budaya dan tradisi ini.

Ruwatn Reog merupakan sebuah ritual adat yang sarat makna, bertujuan untuk membersihkan diri dari segala hal negatif, menolak bala, serta memohon berkah dan keselamatan bagi masyarakat dan lingkungan. Dalam konteks Ponorogo, Ruwatn Reog juga menjadi wujud penghormatan terhadap kesenian Reog itu sendiri, memohon agar kesenian khas daerah ini tetap lestari dan jaya.

Sejak siang, Lapangan Kodim Ponorogo sudah dipadati oleh masyarakat yang antusias ingin menyaksikan rangkaian acara. Alunan gamelan yang khas mulai terdengar, mengiringi para penari Reog dengan berbagai karakternya. Mulai dari warok gagah perkasa, jathil yang luwes dan memukau, hingga barongan dengan topeng singo barong raksasanya yang legendaris, semuanya tampil memukau.

Bupati Ponorogo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap terselenggaranya acara ini. Beliau menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya adiluhung seperti Reog, yang merupakan identitas dan kebanggaan masyarakat Ponorogo. “Reog bukan hanya sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan, yang mengajarkan kita tentang semangat kebersamaan, gotong royong, dan kekuatan budaya,” ujar Bupati.

Puncak acara Ruwatn Reog ditandai dengan prosesi ritual yang dipimpin oleh sesepuh adat. Doa-doa dipanjatkan, diiringi dengan berbagai sesaji yang menjadi simbol permohonan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Suasana khidmat menyelimuti lapangan, menunjukkan betapa dalamnya penghormatan masyarakat terhadap tradisi ini.

Selain pertunjukan Reog inti dan prosesi ruwatan, acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni tradisional lainnya dan pasar UMKM lokal yang menjajakan produk-produk khas Ponorogo. Hal ini tentu saja memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan semakin memperkenalkan kekayaan budaya Ponorogo kepada khalayak luas.

Ruwatn Reog di Lapangan Kodim Ponorogo ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga simbol kebersamaan dan persatuan masyarakat. Harapannya, tradisi seperti ini akan terus hidup dan berkembang, menjadi warisan tak ternilai bagi generasi mendatang.

RUWATAN REOG: Merajut Tradisi dan Kebersamaan di Lapangan Kodim Ponorogo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke Atas